
-
Share to
Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh perusahaan ketika akan membuat seragam adalah:
“Kenapa harga seragam di setiap vendor berbeda?”
Padahal desain yang diminta terlihat hampir sama.
Faktanya, harga seragam perusahaan dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari bahan, model, jumlah pesanan, hingga teknik bordir yang digunakan.
Memahami faktor-faktor ini akan membantu perusahaan menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.
1. Jenis Bahan yang Digunakan
Bahan merupakan komponen terbesar dalam biaya produksi.
Contohnya:
| Bahan | Karakteristik |
|---|---|
| Oxford | Nyaman dan rapi |
| American Drill | Kuat untuk lapangan |
| Japan Drill | Premium |
| Tropical | Ringan dan adem |
Semakin premium bahan yang dipilih, biasanya biaya produksi juga meningkat.
2. Jumlah Pesanan
Dalam dunia garment, jumlah produksi sangat memengaruhi harga per pcs.
Sebagai contoh:
- 24 pcs biasanya lebih mahal per pcs
- 100 pcs lebih efisien
- 500 pcs umumnya memiliki harga lebih kompetitif
Karena biaya produksi dapat dibagi ke lebih banyak produk.
3. Model Seragam
Model yang sederhana tentu berbeda dengan model yang memiliki banyak detail.
Contoh detail tambahan:
- Kombinasi warna
- List warna
- Banyak kantong
- Epaulet bahu
- Reflective tape
- Resleting tambahan
Semakin kompleks desainnya, semakin tinggi waktu pengerjaan yang dibutuhkan.
4. Bordir Logo
Logo perusahaan hampir selalu menjadi bagian dari seragam.
Biaya bordir dipengaruhi oleh:
- Ukuran logo
- Jumlah warna
- Jumlah titik bordir
- Posisi logo
Logo kecil di dada tentu berbeda dengan bordir besar di bagian belakang.
5. Sablon atau Printing
Jika desain membutuhkan grafis besar, biasanya digunakan:
- Sablon
- DTF
- Transfer print
Setiap metode memiliki biaya yang berbeda.
6. Jumlah Warna Kain
Seragam satu warna lebih mudah diproduksi dibandingkan seragam kombinasi.
Misalnya:
- Navy polos
- Abu polos
akan lebih sederhana dibandingkan:
- Navy + merah
- Abu + hitam + kuning
7. Tingkat Kesulitan Jahitan
Tidak semua model seragam memiliki tingkat kesulitan yang sama.
Semakin banyak detail jahitan:
- Semakin lama waktu produksi
- Semakin besar kebutuhan tenaga kerja
8. Deadline Produksi
Produksi dengan waktu normal biasanya lebih efisien.
Namun jika perusahaan membutuhkan produksi dalam waktu sangat singkat, vendor mungkin perlu menyesuaikan jadwal produksi sehingga biaya dapat berbeda.
9. Quality Control
Vendor yang memiliki sistem quality control biasanya melakukan pemeriksaan tambahan seperti:
- Ukuran
- Bordir
- Warna
- Jahitan
- Finishing
Proses ini membantu menjaga kualitas produk tetap konsisten.
10. Pengalaman Vendor
Vendor yang sudah berpengalaman biasanya memiliki:
- Sistem produksi yang lebih stabil
- Quality control yang lebih baik
- Standar hasil yang lebih konsisten
Hal ini sering menjadi salah satu alasan perbedaan harga antar vendor.
Studi Kasus Sederhana
Misalkan dua perusahaan memesan kemeja kerja:
Pesanan A
- 30 pcs
- Oxford
- 1 logo bordir
- 1 warna
Pesanan B
- 200 pcs
- Japan Drill
- 3 logo bordir
- Kombinasi warna
- Nama bordir setiap karyawan
Walaupun sama-sama “kemeja kerja”, biaya produksinya tentu akan berbeda.
Cara Mendapatkan Penawaran yang Lebih Akurat
Sebelum meminta quotation, siapkan:
✅ Desain atau referensi
✅ Jumlah pesanan
✅ Ukuran
✅ Jenis bahan
✅ Lokasi pengiriman
✅ Deadline produksi
Semakin lengkap informasi yang diberikan, semakin akurat estimasi yang bisa diberikan vendor.
Bukindo Jaya Garment Melayani Produksi Seragam Custom
Bukindo Jaya Garment melayani:
- Seragam perusahaan
- Kemeja kerja
- Polo shirt
- Wearpack
- Jaket custom
- Kaos promosi
Tim kami siap membantu memberikan rekomendasi bahan dan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Kesimpulan
Harga seragam perusahaan tidak ditentukan oleh satu faktor saja. Bahan, jumlah pesanan, bordir, desain, dan proses produksi semuanya memengaruhi biaya akhir.
Dengan memahami faktor-faktor tersebut, perusahaan dapat menentukan spesifikasi yang tepat dan memperoleh hasil produksi yang sesuai dengan kebutuhan.